Vinia Lestianti Erwin Jabat Chief of Small business Progress & Partnerships Sunday Ins

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA – Vinia Lestianti Erwin menjabat Main of Small business Improvement & Partnerships di Sunday Ins Indonesia (Sunday). Sunday adalah perusahaan insurtech total-stack terbesar di Asia Tenggara.

Kehadiran Vinia Lestianti Erwin sebagai Chief of Enterprise Development & Partnerships di Sunday Ins Indonesia diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan sektor perasuransian kesehatan, khususnya bagi bisnis dan masyarakat umum melalui pelayanan dan produk insuretech nan menarik dan mudah diakses.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun bekerja di institusi keuangan dan perbankan terkemuka dunia di Indonesia, Vinia akan terlibat dalam membangun kerja sama bermakna seiring visi Sunday untuk mengintegrasikan asuransi di setiap ekosistem Tanah Air.

Penunjukkan tersebut merupakan yang kali ketiga pada bulan yang sama untuk jajaran senior perusahaan oleh Sunday Ins Keeping Group, baik di Thailand maupun Indonesia.

Pernah menjabat sebagai Main of Partnership Distribution Officer PT Avrist Assurance dan Vice President of Retail Banking Insurance policies Organization di Citibank, Vinia memiliki rekam jejak kesuksesan dalam memberikan hasil terbaik di sepanjang perjalanan karier.

Selasa (5/4/2022), ia pun bergabung dengan Sunday, startup insuretech yang dikenal memiliki dukungan keuangan kuat dari perusahaan-perusahaan money know-how di Asia Tenggara melalui investor bluechip seperti Vertex Ventures, Quona Capital, dan Tencent.

Baca juga: Kolaborasi dengan Halodoc, Asuransi Astra Luncurkan Garda Healthtech Berbasis Digital

“Pengalaman saya selama 20 tahun memperdagangkan asuransi melalui cara-cara konvensional, penetrasi asuransi di Indonesia masih sangat rendah, yakni hanya sekitar dua persen dari complete populasi,” ujarnya lewat keterangan resmi.

Dengan populasi besar di Indonesia, ia melihat ada potensi pasar luar biasa untuk pertumbuhan asuransi, ditambah akselerasi teknologi digital yang dipicu oleh pandemi Covid -19.

“Saya pikir sangatlah tepat untuk mengembangkan strategi baru dalam memasarkan asuransi guna melakukan penetrasi pasar. Insuretech diharapkan dapat membantu individu untuk memahami kebutuhan asuransi, menilai berbagai produk yang tersedia dan menemukan cara mudah dalam melakukan klaim,” tambahnya.

Dengan alasan itulah, Vinia memutuskan untuk mengembangkan insurtech, merasa sangat yakin bahwa insurtech akan berperan besar dalam meningkatkan penetrasi pasar asuransi Indonesia pada masa depan.