UMKM di Kota Pekalongan Dilatih Bisa Promosikan Usahanya Lewat Digital Marketing

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan terus aktif mendampingi pengembangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan mendorong mereka bertahan selama pandemi Covid-19 dalam pengembangan produk, salah satunya berupa sosialisasi dan pelatihan pemasaran On the web Klinik Cyber UMKM, di Aula Kantor Dindagkop-UKM setempat.

Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Budiyanto mengatakan bahwa dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini menyasar 30 pelaku UMKM Ko

UMKM di Kota Pekalongan dilatih pemasaran On the internet Klinik Cyber UMKM, di Aula Kantor Dindagkop-UKM setempat. (Dok. Kominfo Kota Pekalongan)

ta Pekalongan baik di bidang batik, craft, makanan, minuman, dan sebagainya.

Kemudian dengan adanya kegiatan ini diharapkan setelah pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat mengembangkan dan memasarkan produknya lebih luas lagi jangkauannya.

“Rencananya Dindagkop-UKM akan mengadakan pelatihan yang serupa, sebanyak enam kali dalam setahun. Ini dilakukan, untuk membantu para pelaku UMKM dalam mengembangkan dan memasarkan usahanya, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga bagaimana caranya mereka tetap bisa bertahan usahanya, oleh karena itu kami latih mereka pemasaran on the web (electronic promoting),” kata Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Budiyanto, Minggu (20/3/2022).

Budiyanto menyebutkan, dalam layanan Klinik Cyber UMKM, Dindagkop-UKM berupaya mewadahi dan memfasilitasi para pelaku UMKM untuk memajang dan mempromosikan usaha-usaha mereka dalam sistem on the internet, sehingga mereka bisa bertransaksi langsung antara pelaku UMKM selaku penjual dan konsumen/pelanggan selaku pembelinya.

“Dalam Klinik Cyber UMKM ini kebanyakan pelaku UMKM yang sudah berjalan usahanya dan berpotensi mengembangkan usaha, jadi sistemnya seperti industry put, dalam layanan tersebut kami bantu meng-up produk-produk mereka, namun untuk transaksi tetap antara penjual dan pembeli langsung. Karena disitu sudah terlampir akun media sosial penjual, salah satunya nomer WhatsApps jika konsumen ingin membeli produk pelaku UMKM tersebut,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya pelatihan digital marketing ini, pelaku UMKM di Kota Pekalongan bisa semakin naik kelas dan omzetnya bertambah. (*)