Tire Administration Kunci Kemenangan Max Verstappen

Max Verstappen akhirnya berhasil merebut kemenangan ketiganya pada Kejuaraan Dunia Components 1 2022 setelah menjadi yang tercepat pada balapan di sirkuit jalan raya Miami Intercontinental Autodrome, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Minggu (8/5/2022).

Kemenangan tersebut jelas sangat penting bagi Verstappen dalam menjaga peluangnya untuk mempertahankan gelar juara dunia.

Kini, Verstappen hanya tertinggal 19 poin (sebelumnya 27) dari Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) yang masih bertahan di puncak. Leclerc sendiri harus puas finis di peringkat kedua pada balapan edisi perdana GP Miami tersebut.

Sukses Verstappen di Miami ditentukan di tiga momen. Pertama, ia berhasil merebut P2 dari tanga Carlos Sainz setelah begin saat masuk Tikungan 1.

Manuver brilian kedua adalah saat melewati Leclerc pada lap 8 di very first stint. Terakhir, kemampuan Verstappen menahan tekanan berat dari pembalap asal Monako tersebut menjelang finis, setelah Security Automobile usai kecelakaan akibat senggolan antara Lando Norris (McLaren) dan Pierre Gasly (Scuderia AlphaTauri).

Kemenangan di GP Miami ini terasa lebih spesial bagi Verstappen, bukan karena ia menjadi pembalap pertama peraih podium utama tetapi juga melihat kesulitan yang dihadapinya pada sesi-sesi latihan bebas, khususnya sesi kedua pada Jumat (6/5/2022) lalu.

Belakangan diketahui, salah satu kunci sukses Max Verstappen memenangi GP Miami tak lain karena kemampuannya mengatur degree keausan ban. Tentu saja hal tersebut juga dibantu setelan yang tepat pada Crimson Bull RB18.

Baca Juga:

Hal tersebut terungkap dari percakapan radio antara Verstappen dengan Gianpiero Lambiase sebagai track engineer serta Prinsipal Tim Red Bull Racing Christian Horner lewat radio, setelah sang pembalap melibas chequered flag.

“Anda menang Max. Perbaikan posisi yang sangat bagus, P1 sungguh fantastis,” tutur Lambiase. “Ya, pekerjaan kalian luar biasa, sungguh indah. Meskipun berat, ini benar-benar indah,” kata Verstappen.

Horner juga memuji kinerja kru tim serta Verstappen sebagai eksekutor di lintasan. Pria Inggris itu menyoroti overtaking Verstappenn dan bagaimana ia mempertahankan P1 di 10 lap terakhir setelah Security Car or truck masuk.

Lambiase menjelaskan, meskipun tidak melibas banyak lap pada Jumat, yang berujung pada kurangnya data, Verstappen dan kru tim lainnya mampu cepat menutup kekurangan tersebut.

“Sungguh luar biasa bagaimana kami bisa begitu membuat keputusan usai mempelajari kekurangan yang kami alami pada Jumat,” kata Lambiase.

Tire management ban depan kanan yang dilakukan Verstappen pada paruh pertama (sesaat setelah melewati Leclerc) sungguh luar biasa.”

Max Verstappen sendiri mengaku ban medium (C3, setrip kuning) pada Crimson Bull RB18 sangat menyenangkan untuk membalap di sirkuit semipermanen seperti Miami Worldwide Autodrome.