Tim 22 KKN UNS Gelar Sosialisasi Electronic Advertising di Karanganyar

SOLOPOS.COM –
Tim KKN UNS Kelompok 22 menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Digitalisasi Promoting Produk UMKM di Desa Kragan, Gondangrejo, Karanganyar. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Tim KKN UNS Kelompok 22 menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Digitalisasi Advertising Produk Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Kragan, Gondangrejo, Karanganyar.

PromosiMendunia karena Kopi, Mandailing Natal Justru Jadi Ladang Subur Ganja

Menurut keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Minggu (27/2/2022), sosialisasi yang dikemas dalam salah satu agenda method kerja KKN UNS Kelompok 22, menghadirkan tiga narasumber yaitu Fahrein All Sandra, Amal Ramadhan, dan Farabi Dharma. Para nara sumber tersebut merupakan pendiri dari Sejalan Kreatip, suatu agency electronic promoting yang fokus pada pengembangan UMKM.

Menurut Fahrein, electronic marketing and advertising tidak hanya sekedar membuat konten, namun kontenberupa foto atau videodapat menjadi salah satu materiuntukmenyebarluaskan produk UMKM melalui media digital. Digital promoting merupakan strategi pemasaran on line yang berusaha memaksimalkan penggunaan teknologi, seperti Web, e-commerce dan beragam platform media sosial.

“Dalam mendampingi UMKM, Sejalan Kreatip sendiri berusaha menggunakan berbagai macam platform seperti Instagram, Tiktok, Twitter, Youtube, dan segala macamnya untuk membantu berjualan. Yang biasanya Tiktok digunakan untuk joget-joget, kita pakai itu untuk berjualan, gimana caranya kita jadikan Tiktok itu bisa membuat orang tertarik untuk membeli barang,” ujar Fahrein.

Baca Juga: Tim KKN UNS 99 Ajak Bikin Kripik Ubi di Purworejo, Warga Antusias

Selain menggunakan media sosial untuk membantu berjualan, pelaku UMKM juga harus mengutamakan dan mengetahui concentrate on pasar, competitor, branding, dan keunggulan produk sebagai penunjang promosi.

Fahrein juga mengenalkan bagaimana berjualan di berbagai industry spot seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lain sebagainya yang sangat memudahkan penjual dan pembeli bertemu.

“Bagaimana promoting dalam dunia digital yang paling penting itu adalah tidak hanya produknya seperti apa, tetapi harus dipahami berjualan di mana dan ke siapa. Penjual tidak akan langsung bertemu dengan pembelinya. Kalau bicara produk kita enak, gimana caranya kita untuk menyampaikan enak itu ke orang banyak yang dimana ibu tidak bertemu secaralangsung, itulah kunci utama dari strategi digital advertising and marketing,” ucap Fahrein dalam materinya.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Amal mengenai pengemasan produk yang menarik. Bagaimana suatup engemasan yang baik dapat meningkatkan nilai produk dan jaminan dari produk Desa Kragan agar dapat diterima oleh pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Digitalisasi UMKM Ponowaren Sukoharjo, Tim 106 KKN UNS Sosialisasikan QRIS

Peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK di Desa Kragan tersebut juga diajak oleh Farabi untuk mencoba membuat konten untuk media sosial . Beberapa contoh konten berupa video Youtube dan Tiktok, serta foto Instagram turut di jelaskan oleh Farabi agar ibu-ibu mendapatkan gambaran yang jelas bagaimana bentuk konten yang menarik dandapat membantu UMKM berjualan melalui media sosial.

Sosialisasi Digitalisasi Marketing and advertising merupakan salah satu application kerja utama tim KKN UNS Kelompok 22 yang berfokus pada UMKM di Desa Kragan. Sebelumnya telah terlaksana sosialisasi bertajuk Pengolahan Limbah dan Optimalisasi Hasil Ternak Itik dan Ayam yang berupaya untuk memaksimalkan potensi di Desa Kragan.

Pada kegiatan sosialisasi Digitalisasi Internet marketing bekerjasama dengan Sejalan Kreatip, dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Kragan yang juga banyak terlibat dalam berbagai macam UMKM.

Desa Kragan mayoritas penduduknya merupakan petani, namun beberapa warga yang lain juga banyak memilih berwirausaha UMKM mencakup seperti produk olahan lele terbang, nugget lele, rambak, getuk, maupun batik yang diinisiasi oleh warga setempat.