Property Marketplace Miras Oplosan di Krembung Sidoarjo Digerebek

Sidoarjo

Polisi menggerebek house market minuman keras (miras) oplosan di Kecamatan Krembung, Sidoarjo. Miras itu dibuat dengan bahan dasar air dicampur alkohol 92 persen.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan bahwa penggerebekan itu berlangsung Senin (21/3).

Polisi mengamankan pengoplos miras bernama Iwan Agus Susiantoko (39) yang merupakan warga Desa Mojoruntut, Krembung, sekaligus menjadikannya tersangka.

“Tersangka mengaku sudah tiga bulan mengoplos miras di rumah yang dikontrak sejak Januari 2022 lalu,” kata Kusumo di lokasi penggerebekan, Rabu (23/3/2022).

Kusumo menjelaskan tersangka mengoplos miras hanya dengan dua bahan. Yaitu alkhohol dan air dengan perbandingan 15 liter alkohol 92 persen dan 5 galon air.

“Tersangka kemudian memasukkan oplosan itu ke dalam botol lalu menempelkan merek Topi Stanly yang dipesan di sebuah percetakan,” ujar Kusumo.

Polisi menduga ada kemungkinan pelaku mengedarkan miras itu di wilayah Krembung dan Sidoarjo dengan harga Rp 40 ribu/botol.

“Bagi yang mengkonsumsi jelas sangat berbahaya. Menjelang Bulan Ramadhan ini kami akan intens melakukan razia miras di semua wilayah Sidoarjo,” ujar Kusumo.

Atas perbuatannya tersangka dijerat 3 pasal sekaligus. Di antaranya pasal 204 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjata 15 tahun, pasal 140 jo pasal 86 ayat 2 UU 18/2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana 2 tahun atau denda Rp 4 miliar.

Selain itu tersangka juga dijerat pasal 106 jo pasal 24 ayat 1 UU 7/2014 tentang Perdagangan dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun atau denda RP 10 miliar.

Simak Video “Bea-Cukai Purwakarta Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok dan Miras Ilegal
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/body fat)