‘Bukan Mistis, tapi S3 Marketing’

Jakarta

Kehadiran pawang hujan MotoGP Indonesia begitu menyita perhatian publik dunia. MotoGP dalam akunnya pun mengucapkan terima kasih sembari menggunggah momen sang pawang hujan beraksi. Tak lama setelah pawang hujan beraksi, hujan terlihat mereda dan lintasan siap dipakai balapan.

Tapi aksi pawang hujan itu bukan sekadar mengendalikan cuaca. Seorang warganet pada akun Ar.Dante12 menggunggah sebuah movie yang menjabarkan terkait strategi marketing and advertising di balik penampilan pawang hujan Rara Istiati Wulandari.

“Ini bukan pertunjukan mistis, ini adalah gimmick marketing yang jenius,” ungkap akun Ar.Dante dalam unggahan Instagramnya.

Pria tersebut juga menjabarkan bukti-bukti lain yang menguatkan sinyal bahwa pawang hujan adalah sebuah ‘S3 marketing’ – sebuah istilah yang belakangan populer digunakan untuk merujuk pada sebuah terobosan baru yang brilian dalam hal pemasaran.

Pertama adalah pemilihan pawang hujan berjenis kelamin wanita. Disebutnya, kalau pawang hujan yang dipilih adalah laki-laki, maka atensi publik tidak akan tersedot sebesar pawang hujan wanita.

Pawang hujan Raden Roro Istiati Wulandari alias Rara di MotoGP Mandalika. Foto: Dorna Athletics

Kemudian beberapa hari sebelum MotoGP diselenggarakan pada 18-20 Maret 2022, sosok pawang hujan Rara sudah wara-wiri menjadi bahan pemberitaan media nasional.

Kemudian, ritual Rara juga tampak disorot oleh kamera MotoGP yang ditayangkan di seluruh dunia. Gerak-gerik Rara diikuti oleh kamera. Pun masih menurut akun Ar.Dante kalau pawang hujan sekalipun sebenarnya bisa bekerja tanpa disorot kamera.

Di sisi lain, Rara baru dikeluarkan jelang hujan berakhir. Disiarkan di seluruh dunia, aksi pawang hujan tentu bisa menyedot atensi publik di luar negeri.

“Memang ini sengaja untuk dipertontonkan dan ini tidak hanya disiarkan di Indonesia saja tapi di seluruh dunia,” ujarnya lagi.

@ar.dante12 s3 marketing di mandalika #fyp #mandalika #mandalikacircuit #pawanghujan ♬ Horror environment piano & SE. – Kohrogi

Ar.Dante menduga dalang di balik pawang hujan sebagai S3 Advertising ini adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Sebelumnya, Erick juga diketahui ada di belakang layar pertunjukan Opening Ceremony Asian Online games 2018 di Indonesia yang terbilang sukses menyedot perhatian publik.

Kalau masih ingat, ketika itu muncul sebuah online video yang menggambarkan seakan-akan Presiden Jokowi melakukan beberapa aksi maut dan menantang dari atas motor, sebelum akhirnya tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk melakukan pembukaan Asian Online games.

“Pertanyaannya adalah apakah bapak Erick Thohir ini bodoh sampai percaya pawang hujan atau netizen jauh lebih pintar dari Erick Thohir,” bebernya.

Sebagaimana banyak hal lain yang terjadi di negeri ini, kehadiran pawang hujan di MotoGP Indonesia memang menyedot banyak perhatian publik. Professional dan kontra bermunculan, disertai beragam bumbu-bumbu argumen.

Terlepas dari banyak komentar miring, pada kenyataannya aksi pawang hujan itu memang berhasil menjadi bahan perbincangan di seluruh dunia, tidak cuma di Indonesia. Bisa dibilang ini kali pertama ada pawang hujan dalam sejarah balapan MotoGP di dunia. Tak heran kalau banyak pihak yang menjadi penasaran untuk datang langsung melihat seseru apa perhelatan MotoGP Mandalika.

Aksi pawang hujan tersebut disebutnya akan bisa membuat orang-orang di seluruh dunia makin penasaran dengan MotoGP Mandalika, dan juga penasaran, atau paling tidak, mencari tahu tentang Indonesia.

detikOto saat ini sudah meminta konfirmasi terkait movie tersebut, namun pihak Ar.Dante belum merespons.

Bagaimana pendapat kamu, detikers?

Simak Online video ‘Bos Suzuki soal Pawang Hujan MotoGP: Belum Pernah Lihat Sebelumnya’:

[Gambas:Video 20detik]

(dry/din)